Mending Ngontrak Daripada KPR
- account_circle admin
- calendar_month 24/08/2023
- visibility 92
- comment 0 komentar
- label Informasi Riba

Kebutuhan tempat tinggal atau dikenal papan itu sudah jelas sangat dibutuhkan. Kalau sudah berkeluarga maka akan mulai berpikir untuk mandiri, tidak lagi numpang di rumah orang tua atau mertua.
Nah disinilah mulai muncul pikiran untuk memiliki rumah sendiri, kalau mau memiliki rumah kalau tidak ada pemberian orang tua maka tentu harus usaha sendiri dong.
Kalau udah demikian maka uang akan menjadi bahan pertimbangan penting berikutnya. Apakah ada atau tidak untuk membeli rumah.
Kalau belum maka solusinya ada dua yaitu ngontrak atau mencicil rumah. Belakangan ini kedua cara tersebut kerap diperdebatkan. Lantas mending mana ngontrak atau mencicil rumah?
Masalah kalau mencicil rumah ini yang ada tawaran sangat banyak saat ini dalam bentuk KPR (Kredit Pemilikan Rumah).
Nah kalau ditanya nih teman-teman lebih memilih mana… ngotrak dengan bayar sewa bulanan atau beli rumah cicil juga setiap bulan.
Kalau dihitung-hitung ngontrak rumah tetap milik orang lain, tapi kalau cicil maka lama kelamaan bisa jadi milik sendiri… ayo… mau pilih mana….
Sebenarnya kalau cara cicilnya benar-benar dengan sudah ditentukan harga diawal dan ada uang bulanan yg bisa disisihkan dari gaji bulan maka itu akan aman. Tapi tetap saja aman itu tidak 100% karena siapa tahu apa yang akan terjadi nantinya dikemudian hari. Apa yakin bisa kerja terus… bagaimana saat kebutuhan hidup meningkat sehingga yg mau dibayar jadi tidak ada.
Makanya kalau cicil itu kan arting berutang dan utang bulanan ini yang beresiko, karena sama dengan membayar kepastian dengan ketidak pastian. Kepastiannya bayar tiap bulan ada jatuh temponya, sementara uang utk membayarkannya tidak pasti, walau diawal ada yg bilang akan sisihkan gaji, tetap saja itu belum pasti pas di hari H nya nanti atau saat jatuh temponya, betul ?
Nah yang makin berbahaya kalau ternyata cicil itu pakai KPR melalu bank yang jelas-jelas ada menyatakan bunganya, terus diambil juga agar bisa memiliki rumah harapannya.
Disini sumber kehancuran akan semakin nyata terjadi nantinya… karena akan mulai sibuk dgn suatu hal yang dilarang yaitu berkutat dengan bunga bank tiap bulannya yang bikin deg-degan.
Makanya setiap mau melakukan sesuatu itu harus dicari tau dulu apakah benar atau tidak. Walaupun itu baik tujuannya tapi kalau salah jalannya dimana itu ternyata dilarang oleh Allah SWT yang telah memberikan kita kesempatan hidup di muka bumi ini, eh kita malah melanggarnya.
Maka…. bersiap-siaplah menerima masalah.. bukan hanya dosa tapi masalah demi masalah akan muncul nantinya dalam kehidupannya. Benar-benar kasihan banget… di dunia udah tersiksa dan di neraka jadi binasa dengan siksaan yang makin ngeri. Karena RIBA itu dosanya ngeRIBAnget.
Riba menurut bahasa tambahan, setiap pinjaman yang mensyaratkan didalamnya tambahan adalah riba (baca lengkapnya disini)
Padahal sudah diingat Allah dalam Al-Qur’an (yang artinya) :
“Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.” (Al Baqarah: 275).
“Apabila telah marak perzinaan dan praktik ribawi di suatu negeri, maka sungguh penduduk negeri tersebut telah menghalalkan diri mereka untuk diazab oleh Allah.” (HR. Al-Hakim no. 2261)
Nah sekarang kalau sudah tau begitu mau pilih mana ayo…
Masih mau KPR dengan bunganya yang bisa buat utang malah bertambah karena ada denda lagi ketika gak sanggup bayar, astaghfirullah….
Makanya… Mending Ngontrak daripada KPR, karena RIBA itu dosanya ngeRIBAnget, nastaghfirullah…

Saat ini belum ada komentar